akhirnya saya mulai juga menulis blog ini. pada awalnya saya kurang tertarik dengan dunia kearsipan. latar belakang pendidikan saya sastra jawa dari salah satu universitas negeri di kota jogjakarta. memang saya mengenal beberapa kawan yang belajar kearsipan di jurusan D3 kearsipan. tapi bukan berarti kemudian saya paham betul makhluk seperti apakah kearsipan itu. kemudian setelah lulus saya bekerja sebagai tenaga pengajar bahasa indonesia bagi mahasiswa asing yang kebetulan cukup banyak di kampus saya. mereka belajar bahasa dan budaya indonesia. kemudian setelah sedikit merasa bosan dengan dunia pendidikan, saya pindah haluan ke dunia perbankan. oke, cukup sekian pendahuluannya selanjutnya mari kita bicara tentang arsip.
sudah hampir 6 bulan ini saya bekerja untuk arsip nasional republik indonesia, sebagai cpns angkatan 2010. saat ini saya magang di sub direktorat pengolahan arsip konvensional sebelum tahun 1945. selama tiga bulan mengolah arsip wees-en boedel kamers dan dua bulan ini mengolah arsip mijnweezen. yap, itu arsip milik pemerintah belanda. rata2 arsip2 tersebut dibuat pada tahun 1913-1941. kertas yang sudah lapuk, penuh debu (dengan ketebalan hampir 0,5 cm), pengikat kertas berbahan logam (paku payung, klip/steples, paperclip, dsb), dan tulisan yang kadang tak bisa dibaca sama sekali.
lalu kenapa tulisan kali ini saya labeli "arsip, not arhive nor record"? karena sebenarnya memang bagi kami, arsip tak bisa diterjemahkan sebagai archive ataupun record. arsip adalah archive dan record sekaligus. archive adalah arsip statis, sedangkan record adalah arsip dinamis. dan bagi kami arsip meliputi arsip statis maupun dinamis.
jujur, hal ini pun baru bisa saya pahami setelah pada satu pagi saya bersama atasan saya berkunjung ke rumah mantan kepala arsip nasional rep indonesia. beliau berbicara banyak tentang kearsipan. dari beliau inilah saya jadi paham bahwa arsip memang tak bisa diterjemahkan begitu saja menjadi archive ataupun record. dalam abstraksi beliau (yang akan beliau presentasikan di konferensi kearsipan tingkat internasional pada akhir agustus 2010) disebutkan bahwa arsip itu bukanlah archive ataupun record. arsip itu ya record ya archive. hehehe.... mulai bingung? tenang saja. ini tak akan semembingungkan seperti memilih baju untuk pesta perkawinan kok. ;)
oke, jadi inti dari postingan kali ini adalah : arsip terbagi menjadi arsip dinamis dan arsip statis. tetapi ketika kita berbicara di tingkat internasional, arsip adalah arsip. bukan archive maupun record.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar